Thursday, September 23, 2010
Friday, January 23, 2009
Tuesday, January 02, 2007
Sejarah Cirebon

Asal kota Cirebon ialah pada abad ke 14 di pantai utara Jawa Barat ada desa nelayan kecil yang bernama Muara Jati yang terletak di lereng bukit Amparan Jati. Muara Jati adalah pelabuhan nelayan kecil. Penguasa kerajaan Galuh yang ibu kotanya Rajagaluh menempatkan seorang sebagai pengurus pelabuhan atau syahbandar Ki Gedeng Tapa. Pelabuhan Muara Jati banyak di singgahi kapal-kapal dagang dari luar di antaranya kapal Cina yang datang untuk berniaga dengan penduduk setempat, yang di perdagangkannya adalah garam, hasil pertanian dan terasi.
Kemudian Ki Gendeng Alang-alang mendirikan sebuah pemukiman di lemahwungkuk yang letaknya kurang lebih 5 km, ke arah Selatan dari Muara Jati. Karena banyak saudagar dan pedangan asing juga dari daerah-daer5ah lain yang bermukim dan menetap maka daerah itu di namakan Caruban yang berarti campuran kemudian berganti Cerbon kemudian menjadi Cirebon hingga sekarang.
Raja Pajajaran Prabu Siliwanggi mengangkat Ki Gede Alang-alang sebagai kepala pemukiman baru ini dengan gelar Kuwu Cerbon. Daerahnya yang ada di bawah pengawasan Kuwu itu dibatasi oleh Kali Cipamali di sebelah Timur, Cigugur (Kuningan) di sebelah Selatan, pengunungan Kromong di sebelah Barat dan Junti (Indramayu) di sebelah Utara.
Setelah Ki Gedeng Alang-alang wafat kemudian digantikan oleh menantunya yang bernama Walangsungsang putra Prabu Siliwanggi dari Pajajaran. Walangsungsang ditunjuk dan diangkat sebagai Adipati Carbon dengan gelar Cakrabumi. Kewajibannya adalah membawa upeti kepada Raja di ibukota Rajagaluh yang berbentuk hasil bumi, akan tetapi setelah merasa kuat meniadakan pengiriman upeti, akibatnya Raja mengirim bala tentara, tetapi Cakrabumi berhasil mempertahankannya.
Kemudian Cakrabumi memproklamasikan kemerdekaannya dan mendirikan kerajaan Cirebon dengan mamakai gelar Cakrabuana. Karena Cakrabuana telah memeluk agama Islam dan pemerintahannya telah menandai mulainya kerajaan kerajaan Islam Cirebon, tetapi masih tetap ada hubungan dengan kerajaan Hindu Pajajaran.
Semenjak itu pelabuhan kecil Muara Jati menjadi besar, karena bertambahnya lalu lintas dari dan ke arah pedalaman, menjual hasil setempat sejauh daerah pedalaman Asia Tengara. Dari sinilah awal berangkat nama Cirebon hingga menjadi kota besar sampai sekarang ini.
Pangeran Cakra Buana kemudian membangun Keraton Pakungwati sekitar Tahun 1430 M, yang letaknya sekarang di dalam Komplek Keraton Kasepuhan Cirebon.(mengenal kasultanan kasepuhan cirebon)
Saturday, October 14, 2006
Thursday, October 12, 2006
Surabaya
jelajah surabaya
16 september-26 september 2006, bulan ini saya liputan ke darah jawa timur udah 2 kali jalan, di antaranya ke daerah lumajang dan madura. kali ini saya menjelajahi kota madura, di antaranya; bangkalan, sumenep dan pamengkasan.hari ke 2 gue langsung liputan karapan sapi di kota pamekasan, kebeneran ada tim jp (jejak petualang) juga yang liputan karapan sapi dan satu hotel ternyata...lucu yaa, sekarang udah 1 atap perusahaan..jadi berasa 1 trans. Ngeliat mereka sirik juga sih, JP kalo jalan langsung full team, ada 7 orang waktu itu dan bawa mobil sendiri nan mewah gile...... sedangkan gw cuma 2 orang, kameramen ama reporter doang, kebayang ga sih boringnya dan sunyinya..sedangkan mereka ber-tujuuuuuhh..kebayang ga sih serunya! he.....he........, tapi gw nikmatin aza...apa adanya., apalagi ketemu ama reporter jp yang ternyata manizzzz juga, jadi terhibur diriku ini, sayang gue ngak akrab banget padahal pengen sihhh ngobrol dan deket githuuu...lohh hee...he... dasar emang mata cowok masihhh kemana-mana......aza. sekarang yang bisa gue tulis tentang madura.. ....ga banyak..terik dan panas, itu pasti..ternyata madura adalah sebuah pulau, cukup besar juga sihhh dan apa ya... sepi memang... ramai ....cukup ramai juga, karena pada saat itu kota tepatnya di daerah pamengkasan ada sebuah lomba tahunan nyaitu lomba karapan sapi khas kota madura.di tengah perjalanan, gue ngak begitu enjoy ngak tahu kenapa, pokoknya tiap aku ambil gambar pikiran dan hatiku ngak begitu mengenakan, bawaannya males banget, mana udara di sana panas jadi hatiku makin panas aza.apa lagi ya.....oya..... pas liputan kenapa yac... kok kayaknya gue biinggung terus kalau mau ambil gambar, ngak pd dan ngak enjoy, tapi..... menjelang akhir liputan akhirnya hati gue sedikit terhibur olehh adanya sebuah benda warna hijau yang menarik hatiku, ya.... ketika kita liputan ke pantai lombeung, suatu tempat dimana terkenal dengan pohon cemara udang, cemara udang!!!!!!!! dan ternyata di situ banyak sekali tanaman cemara udang yang unik untuk di lihat dan di amati, akhirnya kita liputan cemara udang tersebut, setelah selesai akhirnya hatiku berniat untuk membawanya ke luar madura, kita b2 akhirnya membeli cemara udang tersebut dengan harga 40 ribu rupiah, di situ banyak macam dan ragamnya, ada yang udah jadi bonsai maupun yang sedang dan akan di bikin bonsay.apalagi ya........ ntar dehh kita ceritain lagi soalnya sekarang gue mau nemenin editan episode madura ya itu liputan karapan sapi
16 september-26 september 2006, bulan ini saya liputan ke darah jawa timur udah 2 kali jalan, di antaranya ke daerah lumajang dan madura. kali ini saya menjelajahi kota madura, di antaranya; bangkalan, sumenep dan pamengkasan.hari ke 2 gue langsung liputan karapan sapi di kota pamekasan, kebeneran ada tim jp (jejak petualang) juga yang liputan karapan sapi dan satu hotel ternyata...lucu yaa, sekarang udah 1 atap perusahaan..jadi berasa 1 trans. Ngeliat mereka sirik juga sih, JP kalo jalan langsung full team, ada 7 orang waktu itu dan bawa mobil sendiri nan mewah gile...... sedangkan gw cuma 2 orang, kameramen ama reporter doang, kebayang ga sih boringnya dan sunyinya..sedangkan mereka ber-tujuuuuuhh..kebayang ga sih serunya! he.....he........, tapi gw nikmatin aza...apa adanya., apalagi ketemu ama reporter jp yang ternyata manizzzz juga, jadi terhibur diriku ini, sayang gue ngak akrab banget padahal pengen sihhh ngobrol dan deket githuuu...lohh hee...he... dasar emang mata cowok masihhh kemana-mana......aza. sekarang yang bisa gue tulis tentang madura.. ....ga banyak..terik dan panas, itu pasti..ternyata madura adalah sebuah pulau, cukup besar juga sihhh dan apa ya... sepi memang... ramai ....cukup ramai juga, karena pada saat itu kota tepatnya di daerah pamengkasan ada sebuah lomba tahunan nyaitu lomba karapan sapi khas kota madura.di tengah perjalanan, gue ngak begitu enjoy ngak tahu kenapa, pokoknya tiap aku ambil gambar pikiran dan hatiku ngak begitu mengenakan, bawaannya males banget, mana udara di sana panas jadi hatiku makin panas aza.apa lagi ya.....oya..... pas liputan kenapa yac... kok kayaknya gue biinggung terus kalau mau ambil gambar, ngak pd dan ngak enjoy, tapi..... menjelang akhir liputan akhirnya hati gue sedikit terhibur olehh adanya sebuah benda warna hijau yang menarik hatiku, ya.... ketika kita liputan ke pantai lombeung, suatu tempat dimana terkenal dengan pohon cemara udang, cemara udang!!!!!!!! dan ternyata di situ banyak sekali tanaman cemara udang yang unik untuk di lihat dan di amati, akhirnya kita liputan cemara udang tersebut, setelah selesai akhirnya hatiku berniat untuk membawanya ke luar madura, kita b2 akhirnya membeli cemara udang tersebut dengan harga 40 ribu rupiah, di situ banyak macam dan ragamnya, ada yang udah jadi bonsai maupun yang sedang dan akan di bikin bonsay.apalagi ya........ ntar dehh kita ceritain lagi soalnya sekarang gue mau nemenin editan episode madura ya itu liputan karapan sapi
Wednesday, October 11, 2006
11.30 wib / 12/10/06
Pagi ini.....
tubuhku terbagun
mataku terbuka sedikit demi sedikit
dari tempat aku merebahkan tubuhku ini
tubuhku terasa kaku
ketika tubuhku terangkat
oooohhhh...
ternyata pancaran sinar pagi mulai
menyinari di depan aku terbangun
tubuhku terbagun
mataku terbuka sedikit demi sedikit
dari tempat aku merebahkan tubuhku ini
tubuhku terasa kaku
ketika tubuhku terangkat
oooohhhh...
ternyata pancaran sinar pagi mulai
menyinari di depan aku terbangun
jelajah surabaya
16 september-26 september 2006
bulan ini saya liputan ke darah jawa timur udah 2 kali jalan, di antaranya ke daerah lumajang dan madura. kali ini saya menjelajahi kota madura, di antaranya; bangkalan, sumenep dan pamengkasan.
hari ke 2 gue langsung liputan karapan sapi di kota pamekasan, kebeneran ada tim jp (jejak petualang) juga yang liputan karapan sapi dan satu hotel ternyata...lucu yaa, sekarang udah 1 atap perusahaan..jadi berasa 1 trans. Ngeliat mereka sirik juga sih, JP kalo jalan langsung full team, ada 7 orang waktu itu dan bawa mobil sendiri nan mewah gile...... sedangkan gw cuma 2 orang, kameramen ama reporter doang, kebayang ga sih boringnya dan sunyinya..sedangkan mereka ber-tujuuuuuhh..kebayang ga sih serunya! he.....he........, tapi gw nikmatin aza...apa adanya., apalagi ketemu ama reporter jp yang ternyata manizzzz juga, jadi terhibur diriku ini, sayang gue ngak akrab banget padahal pengen sihhh ngobrol dan deket githuuu...lohh hee...he... dasar emang mata cowok masihhh kemana-mana......aza. sekarang yang bisa gue tulis tentang madura.. ....ga banyak..terik dan panas, itu pasti..ternyata madura adalah sebuah pulau, cukup besar juga sihhh dan apa ya... sepi memang... ramai ....cukup ramai juga, karena pada saat itu kota tepatnya di daerah pamengkasan ada sebuah lomba tahunan nyaitu lomba karapan sapi khas kota madura.
di tengah perjalanan, gue ngak begitu enjoy ngak tahu kenapa, pokoknya tiap aku ambil gambar pikiran dan hatiku ngak begitu mengenakan, bawaannya males banget, mana udara di sana panas jadi hatiku makin panas aza.
apa lagi ya.....
oya..... pas liputan kenapa yac... kok kayaknya gue biinggung terus kalau mau ambil gambar, ngak pd dan ngak enjoy, tapi..... menjelang akhir liputan akhirnya hati gue sedikit terhibur olehh adanya sebuah benda warna hijau yang menarik hatiku, ya.... ketika kita liputan ke pantai lombeung, suatu tempat dimana terkenal dengan pohon cemara udang, cemara udang!!!!!!!! dan ternyata di situ banyak sekali tanaman cemara udang yang unik untuk di lihat dan di amati, akhirnya kita liputan cemara udang tersebut, setelah selesai akhirnya hatiku berniat untuk membawanya ke luar madura, kita b2 akhirnya membeli cemara udang tersebut dengan harga 40 ribu rupiah, di situ banyak macam dan ragamnya, ada yang udah jadi bonsai maupun yang sedang dan akan di bikin bonsay.
apalagi ya........ ntar dehh kita ceritain lagi soalnya sekarang gue mau nemenin editan episode madura ya itu liputan karapan sapi.
bulan ini saya liputan ke darah jawa timur udah 2 kali jalan, di antaranya ke daerah lumajang dan madura. kali ini saya menjelajahi kota madura, di antaranya; bangkalan, sumenep dan pamengkasan.
hari ke 2 gue langsung liputan karapan sapi di kota pamekasan, kebeneran ada tim jp (jejak petualang) juga yang liputan karapan sapi dan satu hotel ternyata...lucu yaa, sekarang udah 1 atap perusahaan..jadi berasa 1 trans. Ngeliat mereka sirik juga sih, JP kalo jalan langsung full team, ada 7 orang waktu itu dan bawa mobil sendiri nan mewah gile...... sedangkan gw cuma 2 orang, kameramen ama reporter doang, kebayang ga sih boringnya dan sunyinya..sedangkan mereka ber-tujuuuuuhh..kebayang ga sih serunya! he.....he........, tapi gw nikmatin aza...apa adanya., apalagi ketemu ama reporter jp yang ternyata manizzzz juga, jadi terhibur diriku ini, sayang gue ngak akrab banget padahal pengen sihhh ngobrol dan deket githuuu...lohh hee...he... dasar emang mata cowok masihhh kemana-mana......aza. sekarang yang bisa gue tulis tentang madura.. ....ga banyak..terik dan panas, itu pasti..ternyata madura adalah sebuah pulau, cukup besar juga sihhh dan apa ya... sepi memang... ramai ....cukup ramai juga, karena pada saat itu kota tepatnya di daerah pamengkasan ada sebuah lomba tahunan nyaitu lomba karapan sapi khas kota madura.
di tengah perjalanan, gue ngak begitu enjoy ngak tahu kenapa, pokoknya tiap aku ambil gambar pikiran dan hatiku ngak begitu mengenakan, bawaannya males banget, mana udara di sana panas jadi hatiku makin panas aza.
apa lagi ya.....
oya..... pas liputan kenapa yac... kok kayaknya gue biinggung terus kalau mau ambil gambar, ngak pd dan ngak enjoy, tapi..... menjelang akhir liputan akhirnya hati gue sedikit terhibur olehh adanya sebuah benda warna hijau yang menarik hatiku, ya.... ketika kita liputan ke pantai lombeung, suatu tempat dimana terkenal dengan pohon cemara udang, cemara udang!!!!!!!! dan ternyata di situ banyak sekali tanaman cemara udang yang unik untuk di lihat dan di amati, akhirnya kita liputan cemara udang tersebut, setelah selesai akhirnya hatiku berniat untuk membawanya ke luar madura, kita b2 akhirnya membeli cemara udang tersebut dengan harga 40 ribu rupiah, di situ banyak macam dan ragamnya, ada yang udah jadi bonsai maupun yang sedang dan akan di bikin bonsay.
apalagi ya........ ntar dehh kita ceritain lagi soalnya sekarang gue mau nemenin editan episode madura ya itu liputan karapan sapi.
Sunday, October 08, 2006
Anda Ingin mengabadikan hari bahagia anda berdua?
Kami menawarkan jasa Pre Wedding Dan Video Syuting dengan harga terjangkau
Anda Ingin mengabadikan hari bahagia anda berdua?
Kami menawarkan jasa Pre Wedding Dan Video Syuting dengan harga terjangkau
Art-K Photography
Mobile : 0812 2498 388
email : boykomarphoto@yahoo.ci.id
boynewsphoto@yahoo.com
Mobile : 0812 2498 388
email : boykomarphoto@yahoo.ci.id
boynewsphoto@yahoo.com
Kami menawarkan jasa Pre Wedding Dan Video Syuting dengan harga terjangkau
Anda Ingin mengabadikan hari bahagia anda berdua?
Kami menawarkan jasa Pre Wedding Dan Video Syuting dengan harga terjangkau
Art-K Photography
Mobile : 0812 2498 388
email : boykomarphoto@yahoo.ci.id
boynewsphoto@yahoo.com
Mobile : 0812 2498 388
email : boykomarphoto@yahoo.ci.id
boynewsphoto@yahoo.com






